Gubernur Sulteng Keluarkan Instruksi Untuk Ramadhan Dan Hari Raya Idul Fitri

Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola menerbitkan instruksi berhubungan pelaksanaan ibadah Ramadan dan Idul Fitri 1441 Hijriah di tengah pandemi COVID-19 di distrik tersebut, Rabu dari pantauan Berita Sulawesi Tengah.

“Instruksi ini dikeluarkan sesudah memperhatikan situasi penularan COVID-19 di Sulawesi Tengah yang terus meningkat, baik orang positif tertular, ODP, maupun PDP,” kata Gubernur Longki Djanggola di Palu, Rabu malam.

Hingga Rabu petang, menurut data Pusdatina COVID-19 Sulteng, jumlah pasien positif di provinsi tersebut telah menjangkau 29 orang atau meningkat dua orang dari sehari sebelumnya 27 orang.

Instruksi Gubenur Nomor 451.1/227/RO.KESOSMAS tertanggal 22 April 2020 itu meminta untuk bupati dan wali kota se-Sulawesi Tengah supaya bekerja sama dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19 di lokasi ibadah dan lokasi umum lainnya yang melibatkan orang banyak.

Longki menuliskan untuk mendukung tahapan tersebut, gubernur mengimbau dan mengendalikan umat Islam supaya di masa penyebaran COVID-19 tidak mengemban ibadah yang melibatkan orang tidak sedikit seperti salat Jumat, salat lima waktu, dan Idul Fitri di masjid atau di lokasi umum lainnya.

Gubernur juga memerintahkan buat pengelola langgar ataupun tamir langgar biar membuka langgar buat keinginan mengumadangkan adzan bagaikan indikator masuknya masa- masa Sholat.

Selain tersebut gubernur pun meminta masyarakat supaya tidak menampik penyelenggaraan pemakaman jenazah terkena COVID-19.

Terkait pengamalan zakat fitrah, gubernur menganjurkan supaya dilaksanakan di mula Ramadan tanpa menantikan malam idul fitri.

Gubernur pun meminta untuk bupati/wali kota supaya melakukan pemantauan terhadap kegiatan pasar Ramadan, dan pekerjaan berkumpul di senja hari menjelang masa-masa berbuka.

Gubernur meminta bupati/wali kota memantau mobilitas masyarakat supaya tidak mudik ke wilayah lain dan mengubah silaturahim Idul Fitri secara daring.

Sebelumnya Gubernur Sulawesi Tengah pun telah menerbitkan keputusan mengenai penetapan kedudukan keadaan terpaksa tertentu bencana COVID-19 di Sulteng.

Keputusan tersebut melafalkan memperpanjang status suasana tertentu terpaksa COVID-19 dari 13 April hingga dengan 29 Mei 2020.

About admin

Leave a Comment

Previous

Harga Toyota Camry Baru di Pati

Harga Toyota Camry Baru di Rembang

Next